Menteri BUMN Apresiasi RS Pertamedika Sentul City

Pertamedika _Sentul _DahlanJAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Pertamedika Sentul City, pada Minggu (2/3).  Kedatangan Menteri BUMN untuk melihat kondisi Muhammad Sayid Hafidz, pasca operasi cang­kok hati. Bocah berusia 8 tahun tersebut, adalah pasien operasi cangkok hati pertama di Rumah Sakit Pertamedika Sentul City, pada 24 Februari 2014.

 

Muhammad Sayid Hafidz menderita Sindrom Alagille, atau kelainan genetik yang mengganggu fungsi hati, sehingga  harus menjalani transplantasi (cangkok hati) dengan donor ayah kan­dung­nya. Putera pasangan Sugeng Kartika dan Maria Ulfa itu juga menderita kelainan jantung, serta gangguan pada tulang.

 

Hafidz menjadi pasien pertama RS Pertamedia Sentul atas rujukan Menteri BUMN Dahlan Iskan. Derita bocah yang terlahir dari keluarga biasa tersebut, serta semangat dan kegigihan orangtuanya, menggugah banyak pihak mengulurkan tangan membantu kesem­buhan Hafidz.

 

Setelah melalui sejumlah tahapan pemeriksaan, Hafidz harus menjalani cangkok hati, dengan donor ayah kandungnya Sugeng Kartika. President Direktur RS Perta­medika Sentul City, dr Dany Amrul Ichdan SE,Msc mengatakan keberhasilan operasi cangkok hati tersebut merupakan keberhasilan tim, yang melibatkan dokter dari RS Pertamedika Sentul City dan dari berbagai rumah sakit dibawah supervisi ahli transplantasi Prof Koichi Tanaka dari Jepang. “Tingkat keunikan pasien Hafidz ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami, karena selama ini transplantasi hanya untuk orang dewasa saja,”katanya.

 

Operasi cangkok hati pertama di RS Pertamedia Sentul City tidak sekadar  memberikan kontribusi bagi dunia kedokteran di tanah air,  tetapi juga sebagai wujud nyata tanggung jawab sosial rumah sakit yang menanggung biaya operasi bekerjasama dengan Yayasan Peduli Hati Indonesia, untuk mewujudkan generasi penerus bangsa yang sehat.•WAHYUPRIBADIOETOMO

Share this post