Surabaya - Operator Unitisasi Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB), PT Pertamina EP Cepu (PEPC), menjadi salah satu perusahaan yang meraih penghargaan dari Gubernur Jawa Timur (Jatim), Soekarwo, untuk kategori Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja Melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) Di Jawa Timur.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jatim, Saifullah Yusuf, pada acara bertajuk “Penganugerahan Gelar Ketenagakerjaan 2017” yang digelar pada Selasa (21/2) di JX International Surabaya. Gus Ipul, panggilan akrab Wagub Jatim, mengapresiasi perusahaan yang meraih penghargaan dari beberapa kategori, dan Kepala Daerah menjadi pembina K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) terbaik.
Dalam sambutannya, Gus Ipul menyatakan bahwa hal-hal inilah yang membuat karyawan terjamin keselamatan dan kesehatannya di lingkungan kerja. Sehingga Pemerintah Provinsi (pemprov) Jatim memberikan apresiasi kepada perusahaan yang sudah menerapkan sistem manajemen K3 dengan baik. “Perusahaan-perusahaan ini akan dijadikan contoh,” tuturnya.
Gus Ipul menegaskan, pemprov Jatim melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim akan terus melakukan pengawasan. Selain itu, bagi perusahaan yang tidak menerapkan 5 R (ringkas, rapi, resik, rawat, rajin) akan mendapatkan sanksi karena berada dalam pengawasan pemprov Jatim.
Sementara Public Government Affairs (PGA) Superintendent PEPC, Edy Purnomo, mengucapkan terima kasih dan bersyukur atas penghargaan yang diterima oleh PEPC. “Gus Ipul dan Pemprov Jatim merasa berterima kasih atas partisipasi dan kontribusi PEPC yang telah ikut meningkatkan skill masyarakat melalui program-program CSR kami,” katanya.
Selain penyerahan penghargaan, Disnakertrans Jatim juga menyelenggarakan Job Fair pada pukul 10.00-16.00 WIB. Job Fair menyediakan sebanyak 3.000 lowongan kerja dengan melibatkan lebih dari 60 perusahaan terkemuka.
Menurut Kepala Disnakertrans Jatim, Sukardo, ribuan lowongan kerja yang tersedia diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran. Katanya, pertumbuhan ekonomi tidak dapat dipisahkan dengan kondisi ketenagakerjaan, karenanya pertumbuhan ekonomi sangat berdampak terhadap penyediaan lapangan kerja dan penyerapan angkatan kerja di berbagai sektor usaha. “Tentu Job Fair ini menjadi momentum yang baik untuk mendorong partisipasi angkatan kerja di Jawa Timur, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan fungsi-fungsi pelayanan publik,” pungkasnya.•WP/RY