PEP Jambi Field Gelar Seminar Ilmiah di Universitas Jambi

PEP Jambi Field Gelar Seminar Ilmiah di Universitas Jambi

8-csr JambiJambi - Melanjutkan berbagai kegiatan edukasi hulu migas, kali ini PT Pertamina EP Asset 1 Jambi Field berkesempatan memberikan materi pada kuliah umum hulu migas di Program Sarjana Universitas Jambi. Bekerjasama dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Riset dan Penelitian EXIST Unja, antusiasme tampak pada lebih dari 150 mahasiswa yang memadati ruang auditorium lantai 3 Gedung Rektorat Universtias Jambi, pada (25/11/2015).

 

Acara kuliah umum dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Ir. Zulkarnain, M. Hort. Sc. bertajuk “Bersinergi Membangung Kemandirian Energi Melalui Riset Kontributif”. Dalam sambutannya, ia menekankan peran penting seluruh aspek masyarakat dalam mewujudkan kemandirian energi nasional, termasuk salah satunya mahasiswa. Mahasiswa merupakan generasi yang menjadi motor penggerak perubahan diantaranya dalam pemanfaatan energi baru dan terbarukan. Mahasiswa juga diharapkan dapat menjadi lokomotif dalam berbagai kegiatan riset untuk meningkatkan produksi minyak dan gas nasional sebagai sumber energi utama nasional. Mewakili Jambi Field Manager, Madian Echman, Legal & Relations Ast. Manager menyampaikan apresiasi kepada pihak Universitas Jambi atas kerja samanya dalam mewujudkan acara kuliah umum tersebut.

 

Sesi kuliah umum diawali dengan penjelasan mengenai fungsi migas sebagai energi pen­dorong roda perekonomian nasional, yang di­sampaikan oleh  Arina H. Chasanah, Jambi CSR Staff. Pembahasan terus berlanjut ke me­kanisme Kon­trak Kerja Sama termasuk di dalamnya batasan peran dan tanggung jawab SKK Migas dan KKKS.

 

Arina juga menjelaskan pentingnya riset dari mahasiswa untuk dapat mencari solusi untuk memenuhi kebutuhan energi nasional dengan skala riset yang spesifik dan aplikatif.

 

Sementara Haryanto Syafi, Kepala Urusan Operasi SKK Migas Sumbagsel memberikan materi mengenai peran dan fungsi SKK Migas dalam pengelolaan kegiatan migas di Indonesia. Haryanto menjelaskan mekanisme lelang dan kontrak kerjasama serta monitoring SKK Migas dalam berbagai lini kegiatan yang dijalankan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). 

 

Sesi diakhiri dengan materi mengenai riset dari UKM Unja untuk membuka ide dan mempertajam analisis mahasiswa mengenai riset hulu migas.•Arn

Share this post