Peringati Hari Kesehatan, Kolaborasi Tugu Mandiri dan PTK Gelar Health Talk

JAKARTA – Menghadapi masa pandemi COVID-19 diperlukan panduan gizi yang seimbang karena hal tersebut akan meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga pertahanan tubuh mampu melawan bakteri, virus, dan organisme penyebab penyakit.

Bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional yang jatuh setiap tanggal 12 November, PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri (Tugu Mandiri) berkolaborasi bersama PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) melangsungkan Webinar Kesehatan dengan mengusung tema Kebutuhan Gizi di masa Pandemi.

Dalam hal ini Tugu Mandiri juga bekerjasama dengan Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) sebagai narasumber yaitu dr. Diani Adrina, M Gizi, SpGk.

“Kegiatan ini adalah salah satu komitmen Tugu Mandiri memberikan sharing yang mendukung dalam program asuransi kesehatan. Jadi, di saat situasi seperti ini mudah-mudahan memberikan benefit, tak hanya secara knowledge tetapi pola hidup juga akan lebih baik,” ujar Direktur Utama Tugu Mandiri Hanindio W. Hadi dalam sambutannya. 

Banyak hal yang dikupas tuntas dalam sharing health talk tersebut, Diani mengatakan, imun tubuh berpengaruh terhadap makanan yang dikonsumsi, namun bukan berarti semua makanan dapat dimakan, harus diperhatikan gizi yang seimbang dan vitamin.

Menurutnya, asupan Gula Garam Lemak (GGL) pada makanan yang dikonsumsi setiap hari harus diperhatikan. Konsumsi GGL harian tersebut sebagaimana yang diatur oleh Permenkes Nomor 30 Tahun 2013, tentang pencantuman informasi kandungan gula, garam dan lemak, serta pesan kesehatan pada pangan siap saji dan olahan.

Menurut Permenkes tersebut, anjuran konsumsi gula per orang per hari adalah 10 persen dari total energi (200kkal). Konsumsinya tersebut setara dengan gula 4 sendok makan per orang per hari atau 50 gram per orang per hari. Sedangkan anjuran konsumsi garam adalah 2000 mg natrium per orang per hari, konsumsinya sama dengan 1 sendok teh garam per orang per hari atau 5 gram per orang per hari.

Selain itu, anjuran konsumsi lemak per orang per hari adalah 20-25 persen dari total energi (702 kkal) per orang per hari. Konsumsi lemak tersebut sama dengan lemak 5 sendok makan per orang per hari atau 67 gram per orang per hari.

Pentingnya mengetahui anjuran konsumsi GGL ini tentunya akan menghindari diri dari segala penyakit yang tidak diinginkan seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, ginjal dan gangguan penyakit saraf. Penyakit tersebut masuk dalam lingkaran komorbid yang berisiko tinggi terpaparnya infeksi virus Corona bahkan akan memperburuk kondisi tubuh. *AJTM/HM