Pertamina Ajak Mahasiswa Berantas Korupsi

Pertamina Ajak Mahasiswa Berantas Korupsi

Kita VS KPKJakarta – Anak muda memiliki peran penting terhadap upaya pemberantasan korupsi. Untuk itulah Pertamina menggaungkan budaya anti korupsi melalui sebuah tayangan film yang berjudul Kita Versus Korupsi.


Kali ini Pertamina mangajak para mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia untuk nonton bareng film Kita Vs Korupsi di Kampus UI Depok, Senin (19/11). Film ini sebagai wadah edukasi kepada para anak muda kalangan mahasiswa untuk melakukan perlawanan terhadap tindakan korupsi.


Senior Eksternal Relation Officer Pertamina, Imran Mustafa berharap dengan memberikan tontonan film ini para mahasiswa bisa memperoleh manfaat positif bahwa begitu pentingnya menggalakkan anti korupsi.


Dalam kesempatan yang sama Senior Officer System & Procedure Pertamina, Irfan Setiadi juga menambahkan bahwa saat ini Pertamina mengedepankan budaya “Clean” sebagai bagian dari tata nilai yang dijalankan oleh Pertamina dalam menjalankan proses bisnisnya untuk menghindari terjadinya tindakan korupsi.


Ketua BEM FISIP Universitas Indonesia, Affin Bahtiar menilai film Kita Vs Korupsi sebagai penyemangat mahasiswa untuk berprilaku anti korupsi. “ Sebagai anak muda tentunya sebagai penerus anak bangsa kita harus memberikan sesuatu yang terbaik buat kemajuan bangsa,” ujar Affin.


Kita Vs Korupsi adalah sebuah film yang menceritakan mengenai berbagai hal yang menyinggung mengenai tindak kasus korupsi sebagai sebuah penyakit sosial dan hukum yang saat ini sedang mewabah di kalangan masyarakat Indonesia.


Empat film pendek yang berdurasi 70 menit ini lebih menunjukkan bagaimana sebuah tindakan korupsi sebenarnya dapat berada di berbagai sudut kehidupan keseharian penontonnya. Film tersebut melibatkan sineas muda Indonesia, Emil Heradi, Lasja F. Susatyo, Ine Febriyanti, dan Chairun Nissa. Sedangkan untuk pemerannya dibintangi antara lain oleh Teuku Rifnu Wikana, Ranggani Puspandya, Nicholas Saputra, Revalina S Temat, Ringgo Agus Rahman, dan Tora Sudiro.

Share this post