Pertamina Siap Supply Gas untuk Domestik

Pertamina Siap Supply Gas untuk Domestik

Bontang- PT Pertamina (Persero) sebagai perusahaan energi di Indonesia siap menjadi tulang punggung bagi upaya pemanfaatan gas bumi domestik seiring penyelesaian berbagai proyek infrastruktur penerima gas alam cair (liquefied natural gas/LNG). Pengapalan LNG Bontang untuk Domestik dilaksanakan pada Rabu (25/4) yang dilakukan oleh Direktur Gas, Hari Karyuliarto. Hari mengatakan pengapalan LNG Bontang untuk Domestik merupakan tonggak penting dan bersejarah bagi upaya bangsa Indonesia dalam membangun kemandirian dan ketahanan energinya.


Pemanfaatan gas merupakan hal yang harus dijawab dengan pemenuhan segera kebutuhan infrastruktur gas bumi yang terintegrasi, mengingat Indonesia yang merupakan Negara kepulauan dan jarak antara sumber gas dan konsumen yang terpisahkan oleh lautan luas. "Melalui Nusantara Regas, FSRU Regas Satu telah berlabuh di Teluk Jakarta, Jawa Barat dan siap difungsikan. Dan hari ini pengapalan perdana LNG domestik untuk FSRU Jawa Barat tersebut diwujudkan dan patut dicatat sebagai sejarah dalam mencapai cita-cita kemandirian dan ketahanan energi nasional." terang Hari.


Pengiriman LNG oleh PT Badak NGL Bontang, Kalimantan Timur, ke Teluk Jakarta menggunakan kapal tanker LNG Aquarius. Kapal tanker dengan bobot mati 125.000 DWT ini dulunya juga digunakan untuk ekspor pertama kali ke luar negeri, 1 Agustus 1977. "Hari ini sejarah kembali mencatat kapal tersebut juga digunakan untuk pengiriman LNG domestik pertama kali ke Teluk Jakarta " kata Plh Direktur Utama PT Badak NGL, Sutopo.


LNG ini akan dikirim ke Teluk Jakarta untuk proyek Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Jawa Barat sebanyak 11,75 juta metrik ton selama 11 tahun. FSRU ini akan dioperatori oleh PT Nusantara Regas. Proyek FSRU Teluk Jakarta ditujukan untuk mendukung program pemerintah guna melakukan diversifikasi energi untuk mengatasi tantangan keberlanjutan energi di masa mendatang. Dengan FSRU, Nusantara Regas juga dapat mencari pengembangan potensi bisnis lain untuk meningkatkan dan mengoptimalkan nilai FSRU tersebut.


Permintaan gas domestik pada 2009 telah mencapai 3.500 mmscfd dan meningkat menjadi 4.700 mmscfd pada 2015. Hal ini dipicu oleh program pemerintah untuk merevitalisasi pabrik pupuk guna meningkatkan ketahanan pangan, optimalisasi pemanfaatan gas bumi untuk pembangkit listrik, permintaan bahan baku industri, serta program konversi BBM ke bahan bakar gas untuk transportasi dan rumah tangga.

Share this post