Sambut Hari Pers Nasional, Pertamina Ajak Insan Pers Tanam 2.500 Pohon di Bandara Internasional Lombok

Sambut Hari Pers Nasional, Pertamina Ajak Insan Pers Tanam 2.500 Pohon di Bandara Internasional Lombok

LOMBOK – PT Pertamina (Persero) terus melakukan upaya pelestarian lingkungan dengan melakukan penanaman 2.500 pohon di kawasan Bandara Internasional Lombok (BIL), Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan yang juga dilaksanakan untuk menyambut Hari Pers Nasional yang diperingati setiap tanggal 9 Februari ini sejalan dengan Program "Menabung 100 Juta Pohon" Pertamina. Program yang termasuk ke dalam pilar program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Pertamina Hijau ini sudah dimulai sejak tahun 2011 dan diharapkan untuk tercapai dalam jangka waktu lima tahun.

 

“Kawasan BIL yang merupakan fasilitas di lahan baru memang terbilang masih sangat gersang dengan karakteristik tanah yang kurang subur. Tidak heran bila beberapa jenis tanaman yang pernah kami tanam sebelumnya tidak dapat tumbuh secara maksimal, terlebih lagi dengan adanya gangguan hewan liar di sekitar BIL. Namun menyadari bahwa BIL merupakan salah satu bandara yang patut dihijaukan, kami tergerak untuk kembali melakukan penanaman di kawasan ini,” ungkap Wianda Pusponegoro, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero).

 

Pada tahun 2012 lalu, Pertamina telah melakukan penanaman 5.000 pohon trembesi dan mahoni di kawasan BIL. Namun, sebagian besar bibit yang ditanam tidak berhasil tumbuh karena dirusak oleh hewan liar yang berada di sekitar BIL.

 

“Kerjasama yang lebih baik serta peningkatan pengawasan dari pihak pengelola bandara terhadap hewan liar di sekitar rencana area tanam menjadi catatan penting bagi berbagai pihak. Dengan peningkatan pengawasan area tanam, diharapkan rasio keberhasilan bibit tumbuh bisa mencapai di atas 70%,” jelas Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto, yang juga hadir dalam acara ini.

 

Program “Menabung 100 Juta Pohon” telah dilaksanakan Pertamina sejak tahun 2011 dengan menerapkan dua model pelaksanaan yakni model konservasi dan model peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam model konservasi, Pertamina melakukan penanaman pada area konservasi atau lahan kritis untuk penyerapan gas CO2 dan menghasilkan oksigen bagi dunia, sebagai pelindung habitat endemik dan wilayah pesisir. Sedangkan pada model peningkatan kesejahteraan, Pertamina memberikan bantuan pohon kepada masyarakat agar dapat dikelola secara mandiri dan mendapatkan manfaat ekonomis dari pengelolaan pohon tersebut.

 

Pertamina juga memaknai Hari Pers Nasional dengan mengajak Insan Pers Indonesia untuk turut andil dalam aksi nyata pelestarian lingkungan. “Peranan Pers sangatlah penting dalam membangun bangsa. Setiap berita memberikan informasi, pendidikan, serta pengetahuan untuk publik. Oleh karenanya, kami berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk menyampaikan informasi tentang pentingnya konservasi dan pelestarian lingkungan kepada lebih banyak masyarakat Indonesia,” tutup Dwi.

Share this post